Senin, 27 Juli 2020

Katamu adalah Bahasamu..💬

Kita pasti selalu berkata dan berbahasa dalam keseharian. Sejauh mana ketercapaian maksud yang akan disampaikan sangat bergantung kepada cara kita berkata dan berbahasa....
Kata adalah penyusun kalimat. Ketika kata terangkai, maka akan tersusun menjadi kalimat. Kalimat-kalimat inilah sebagai penanda identitas seseorang, apakah dari latar yang cendikia atau latar abdi biasa. Semakin indah tatanan kalimat yang terucap dari lisan seseorang menunjukkan tingkat kepandaiannya. Bahkan, dalam strata budaya masyarakat, semakin baik tutur kalimat seseorang menempatkannya pada tatanan masyarakat yang berbudaya tinggi.
Untuk menjadi seperti yang tersebut, tentu tidak mudah tanpa pembiasaan. Ya, pembiasaan dalam membaca tulisan yang baik dan memiliki nilai kesusasteraan yang tinggi. Atau, dapat juga diperoleh dari kultur berbicara yang terbentuk dari lingkungan keseharian. Sebagai contoh, seseorang yang kebiasaannya adalah membaca buku sastra tentu akan memiliki gaya kata dan kalimat yang indah dan bermakna majas. Akan berbeda terhadap seseorang yang tidak suka membaca, maka kosakata dan susunan kalimatnya lebih sederhana dan mudah. Demikian halnya, seorang yang terbiasa hidup di lingkungan kebangsawanan, tentu akan memiliki gaya kalimat yang sopan tutur kata yang santun,dibandingkan dengan seseorang yang kesehariannya berada di lingkungan pasar.
Susunan kalimat-kalimat tadi merupakan kata yang tersusun sedemikian akan menjadi bahasa. Bahasa adalah komunikasi kita dengan sesama. Tidak salah jika dikatakan kunci sukses berkomunikasi adalah kepandaian berbahasa. Karena, dengan bahasa tentu maksud dan tujuan seseorang akan tesampaikan. Justru sebaliknya, tanpa bahasa maka dapat dipastikan maksud dan tujuan itu tidak akan dipahami.
Untuk itu, guna tercapainya tujuan dan maksud yang diinginkan, maka membiasakan memilih kata menjadi kalimat yang baik akan terwujud dalam bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti.
Terima kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar Anda